<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Zopfan Aseanata Bayudhita</title>
	<atom:link href="http://zopfan41.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://zopfan41.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Nov 2009 12:01:40 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='zopfan41.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Zopfan Aseanata Bayudhita</title>
		<link>http://zopfan41.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://zopfan41.wordpress.com/osd.xml" title="Zopfan Aseanata Bayudhita" />
	<atom:link rel='hub' href='http://zopfan41.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>TERSESAT DI JALAN ? GPS SOLUSINYA !</title>
		<link>http://zopfan41.wordpress.com/2009/11/22/tersesat-di-jalan-gps-solusinya/</link>
		<comments>http://zopfan41.wordpress.com/2009/11/22/tersesat-di-jalan-gps-solusinya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 12:01:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zopfan41</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zopfan41.wordpress.com/?p=26</guid>
		<description><![CDATA[Tentu saja hal yang paling menjengkelkan saat berada di jalan adalah tersesat. Terutama bila kita berada di daerah yang tidak familiar dengan kita. Solusi yang paling jitu adalah bertanya kepada penduduk sekitar, meskipun terkadang penjelasan dari penduduk tersebut terkadang membuat kita semakin bingung (malah makin menyesatkan!!!). Untung saja, teknologi berkembang dengan pesat. Dengan adanya navigasi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zopfan41.wordpress.com&amp;blog=8912554&amp;post=26&amp;subd=zopfan41&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://zopfan41.files.wordpress.com/2009/11/garmin-gpsmap-60csx.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-27" title="garmin-gpsmap-60csx" src="http://zopfan41.files.wordpress.com/2009/11/garmin-gpsmap-60csx.jpg?w=300&#038;h=300" alt="" width="300" height="300" /></a> Tentu saja hal yang paling menjengkelkan saat berada di jalan adalah tersesat. Terutama bila kita berada di daerah yang tidak familiar dengan kita. Solusi yang paling jitu adalah bertanya kepada penduduk sekitar, meskipun terkadang penjelasan dari penduduk tersebut terkadang membuat kita semakin bingung (malah makin menyesatkan!!!).</p>
<p>Untung saja, teknologi berkembang dengan pesat. Dengan adanya navigasi berbasis satelit yang disebut GPS (Global Positioning System), sudah saatnya kita tinggalkan kata “tersesat” dalam kamus hidup kita. Hampir semua wilayah di dunia ini dapat dijangkau oleh GPS (selama kita masih bisa melihat langit). Jangkauan yang begitu dahsyat tersebut makin dahsyat karena untuk menggunakan GPS tidak digunakan biaya sama sekali alias gratis. Heran? Percayalah, teknologi GPS gratis dipakai oleh siapapun tanpa perlu berlangganan/iuran. Tentu tidak 100 % gratis, karena kita tetap mengeluarkan biaya untuk membeli perangkat GPS dan tentunya batere AA sebagai sumber daya GPS. Yang menjadi pertanyaan adalah, apa itu GPS dan mengapa GPS gratis?</p>
<p>Sebelumnya kita lihat dulu sejarah penggunaan GPS. GPS sebenarnya bukanlah teknologi baru. GPS telah ada sejak tahun 1960-an. Hanya saja penggunaan GPS belum digunakan oleh umum, karena GPS hanya digunakan untuk kepentingan milliter dan hanya dimiliki oleh kalangan militer (oleh U.S Navy dan U.s Army). Baru di tahun 1990-an, tepatnya tanggal 26 Juni 1993 (dan baru beroperasi penuh pada 27 April 1995), GPS mulai digunakan secara luas oleh kalangan sipil. GPS sendiri merupakan teknologi yang dikembangkan oleh <em>Department of Defense</em> (Departemen Pertahanan) Amerika Serikat dengan nama lengkap NAVSTAR GPS. GPS menggunakan 24 satelit yang mengirimkan sinyal gelombang mikro di bumi.</p>
<p>Secara umum, sistem GPS terdiri atas 3 bagian. Yang pertama adalah satelit GPS yang berjumlah 24 buah dan mengorbit di atas bumi. Kedua adalah stasiun penerima GPS di bumi (GPS <em>Receiver</em>), yang berfungsi menerima sinyal GPS dari satelit. Dan yang ketiga adalah perangkat GPS yang digunakan oleh pengguna GPS. Prinsip kerja GPS adalah pengukuran jarak (range) antara GPS Receiver dengan satelit. Satelit juga memberikan informasi lokasi orbit dimana saat itu satelit berada diatas permukaan bumi. GPS dapat bekerja seperti ini, apabila kita mengetahui jarak tepat kita dari satelit di angkasa, maka kita dapat mengasumsikan bahwa kita berada disuatu titik disebuah permukaan dengan radius imaginer yang sama dengan radius satelit. Apabila kita mengetahui dengan tepat jarak kita dari dua buah satelit maka dapat diasumsikan bahwa kita berada disebuah titik di daerah perpotongan antara dua satelit tersebut. Jarak diketahui dengan menghitung antara lama waktu yang ditempuh oleh gelombang dengan kecepatan rambat gelombang. Oleh karena itu GPS biasanya menggunakan jam atom sebagai panduan waktu dasar waktunya.<a href="http://zopfan41.files.wordpress.com/2009/11/958-gps-method.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-28" title="958-GPS method" src="http://zopfan41.files.wordpress.com/2009/11/958-gps-method.jpg?w=300&#038;h=218" alt="" width="300" height="218" /></a></p>
<p>GPS dapat digunakan dimana saja. Di udara, GPS adalah navigasi utama pesawat terbang. Di laut GPS digunakan sebagai navigasi kapal sebagai pemandu arah, bahkan untuk mencari tempat yang banyak ikan juga bisa menggunakan jenis GPS <em>Fishfinder</em>. Dijalan raya, GPS digunakan oleh industri otomotif sebagai pemandu arah. Sedangkan untuk <em>Travelling</em>, GPS genggam adalah teman yang menyenangkan.</p>
<p>Menggunakan GPS sendiri tidak terlalu sulit. Tidak perlu belajar IMPK (Ilmu Medan Peta dan Kompas) untuk bisa menggunakan GPS. Cukup dipelajari beberapa menit, anda sudah siap bernavigasi. Untuk pilihan jenis GPS, tergantung dimana anda lebih sering berada. Jika anda seorang pilot, tentunya menggunakan GPS udara. Jika anda hobi memancing, GPS <em>Fishfinder</em> adalah solusi tepat. Untuk anda yang senang berpergian dengan menggunakan kendaraan maka GPS kendaraan-lah yang anda gunakan. Penulis sendiri menggunakan GPS genggam merk Garmin tipe GPSMap 76 CSx. Kehandalan GPS ini pernah penulis gunakan saat mengikuti kegiatan Latsitardanus XXX di Pangalengan Jawa Barat. Penulis dapat mengetahui ketinggian tempat, dan lokasi-lokasi sumber air terdekat. Bahkan, penulis dapat memperkirakan jarak antara satu lokasi dengan lokasi lainnya dengan tepat.</p>
<p>Kemudian, mengapa GPS gratis? Bukankah sistem ini membutuhkan biaya sekitar US$ 750 juta per tahun? Di sini kita tampaknya harus berterima kasih kepada USA. Sebagai negara yarng mengembangkan teknologi GPS, USA-lah yang membiayai biaya tersebut. Bahkan, sebagai pengguna GPS kita tidak akan dikenakan iuran per bulan sepeserpun. Bagaimana dengan GPS yang terdapat di smartphone, semisal Nokia Communicator E 90? Untuk ponsel yang tidak tertanam GPS <em>receiver</em> didalamnya tentu harus membayar biaya GPRS dari operator telepon seluler karena receiver-nya berasal dari jaringan operator. Lain halnya jika ponsel yang sudah ditanam GPS, maka tidak perlu membayar biaya lagi.</p>
<p>Setelah mengenal teknologi GPS, tentunya anda harus mampu memanfaatkannya teknologi ini dengan baik. Mulailah gunakan GPS sejak saat ini agar anda tidak lagi tersesat. Jika tidak, tampaknya anda lebih menyenangi menggunakan GPS tradisional alias <strong>G</strong>unakan <strong>P</strong>enduduk <strong>S</strong>ekitar&#8230;&#8230;..</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zopfan41.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zopfan41.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zopfan41.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zopfan41.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zopfan41.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zopfan41.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zopfan41.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zopfan41.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zopfan41.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zopfan41.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zopfan41.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zopfan41.wordpress.com/26/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zopfan41.wordpress.com/26/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zopfan41.wordpress.com/26/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zopfan41.wordpress.com&amp;blog=8912554&amp;post=26&amp;subd=zopfan41&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zopfan41.wordpress.com/2009/11/22/tersesat-di-jalan-gps-solusinya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5292da82e2eab0440b8118e6467cfb7b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zopfan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zopfan41.files.wordpress.com/2009/11/garmin-gpsmap-60csx.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">garmin-gpsmap-60csx</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zopfan41.files.wordpress.com/2009/11/958-gps-method.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">958-GPS method</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Menyikapi Keraguan Masyarakat Terhadap Kinerja Polri</title>
		<link>http://zopfan41.wordpress.com/2009/08/12/menyikapi-keraguan-masyarakat-terhadap-kinerja-polri/</link>
		<comments>http://zopfan41.wordpress.com/2009/08/12/menyikapi-keraguan-masyarakat-terhadap-kinerja-polri/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 11 Aug 2009 17:08:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zopfan41</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zopfan41.wordpress.com/?p=20</guid>
		<description><![CDATA[Pada tanggal 8 Agustus 2009 lalu, Polri berhasil mencatatkan prestasi yang gemilang. Melalui Detasemen Khusus Anti Teror (Densus 88 AT), Polri melakukan penangkapan terhadap teroris didahului dengan penggerebekan ke sebuah rumah di Dusun Beji, Temanggung, Jawa Tengah. Hasilnya, Polri berhasil melumpuhkan teroris yang salah satunya diduga Noordin M Top melalui drama yang menegangkan selama 18 [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zopfan41.wordpress.com&amp;blog=8912554&amp;post=20&amp;subd=zopfan41&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:left;">
<div id="attachment_24" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-24" title="kantong-mayat01" src="http://zopfan41.files.wordpress.com/2009/08/kantong-mayat011.jpg?w=300&#038;h=190" alt="Anggota Densus 88 AT membawa kantong berisi mayat di Tumenggung," width="300" height="190" /><p class="wp-caption-text">Anggota Densus 88 AT membawa kantong berisi mayat di Tumenggung,</p></div>
<p>Pada tanggal 8 Agustus 2009 lalu, Polri berhasil mencatatkan prestasi yang gemilang. Melalui Detasemen Khusus Anti Teror (Densus 88 AT), Polri melakukan penangkapan terhadap teroris didahului dengan penggerebekan ke sebuah rumah di Dusun Beji, Temanggung, Jawa Tengah. Hasilnya, Polri berhasil melumpuhkan teroris yang salah satunya diduga Noordin M Top melalui drama yang menegangkan selama 18 jam.</p>
<p style="text-align:left;">Apa yang dicapai oleh Polri tersebut, tentunya tidak didapat dengan mudah. Polri harus bekerja keras mengumpulkan dan mengolah berbagai macam data/fakta sebelum beraksi. Dari mulai melakukan pengamatan di basis-basis teroris, hingga melakukan interogasi terhadap tersangka teroris yang sudah tertangkap. Buah dari kejelian, ketelitian, ketekunan, dan kesabaranlah yang membuat usaha tersebut tidak sia-sia. Tentunya ditunjang dengan tekad dan pengorbanan terbaik bagi nusa dan bangsa.</p>
<p style="text-align:left;">Terlepas dari keberhasilan Polri dalam melakukan pemberantasan terhadap terrorisme, banyak masyarakat yang bersikap sinis terhadap hasil yang dicapai tersebut. Ada yang berkata bahwa kejadian di Tumenggung tersebut hanyalah rekayasa yang dibuat oleh polisi untuk memulihkan citra polisi di mata masyarakat. Bahkan ada pula yang berkata bahwa hal terebut merupakan skenario yang sudah dirancang untuk menhalihkan perhatian masyarakat terhadap hasil pemilu yang diklain oleh sebagian pihak penuh dengan kecurangan.</p>
<p style="text-align:left;">Kritikan juga datang terhadap proses penggerebekan itu sendiri. Proses penggerebekan yang memakan waktu 18 jam dinilai tidak efektif dan terlalu lama. Polri juga dicibir karena melibatkan pers yang meliput peristiwa tersebut, sehingga mirip acara <em>reality show.</em> Hal tersebut dikemukakan oleh anggota dewan dari FPP, Lukman Hakiem. Lukman malah membandingkan Densus 88 AT dengan Kopassus. Kopassus dinilai Lukman lebih efektif melakukan penggerebekan karena Kopassus lebih cepat dan dilaksanakan secara diam-diam tanpa publikasi yang meluas. Yang penting hasilnya bagus dan cepat.</p>
<p style="text-align:left;">Pendapat yang dikatakan Lukman tersebut sah-sah saja dikemukakan, apalagi negara kita adalah negara demokrasi yang memberikan jaminan kebebasan berbicara. Namun, ada satu hal yang dilupakan oleh Lukman. Densus 88 AT secara prinsip sangat berbeda dengan Kopassus. Densus 88 AT merupakan salah satu unsur aparat penegak hukum, berbeda dengan Kopassus yang merupakan angkatan perang. Tentu saja cara bertindak dan pendekatan yang dilakukan oleh kedua unsur tersebut berbeda. Yang lebih dipentingkan oleh Densus 88 AT adalah penegakan hukum, sehingga segala tindakan yang dilakukan harus tepat dan cermat, serta sebisa mungkin menangkap pelaku terroris hidup-hidup, bukan dihancurkan. Dengan memegang prinsip “cermat-tepat”, bukan “cepat-tepat” tentunya ada pertimbangan-pertimbangan sehingga operasi tersebut memakan waktu 18 jam.</p>
<p style="text-align:left;">Terhadap berbagai kritik yang disampaikan oleh masyarakat tersebut, patut kiranya Polri merasa berterima kasih. Mengapa?? Karena hal ini membuktikan bahwa masyarakat masih memperhatikan Polri dengan memberikan masukan yang dapat membangun Polri untuk dapat berbuat yang lebih baik lagi. Jadikan kritikan tersebut sebagai lecutan bagi Polri untuk meningkatkan profesionalisme kerjanya, sehingga akan tercapai sosok Polri yang ideal dan sesuai dengan harapan masyarakat.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zopfan41.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zopfan41.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zopfan41.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zopfan41.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zopfan41.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zopfan41.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zopfan41.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zopfan41.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zopfan41.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zopfan41.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zopfan41.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zopfan41.wordpress.com/20/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zopfan41.wordpress.com/20/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zopfan41.wordpress.com/20/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zopfan41.wordpress.com&amp;blog=8912554&amp;post=20&amp;subd=zopfan41&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zopfan41.wordpress.com/2009/08/12/menyikapi-keraguan-masyarakat-terhadap-kinerja-polri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5292da82e2eab0440b8118e6467cfb7b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zopfan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zopfan41.files.wordpress.com/2009/08/kantong-mayat011.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">kantong-mayat01</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jangan Pernah Melawan Arus.</title>
		<link>http://zopfan41.wordpress.com/2009/08/10/jangan-pernah-melawan-arus/</link>
		<comments>http://zopfan41.wordpress.com/2009/08/10/jangan-pernah-melawan-arus/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Aug 2009 23:12:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zopfan41</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zopfan41.wordpress.com/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Sudah menjadi hal yang lumrah di seluruh dunia bahwa sesuatu yang mayoritas akan mengalahkan sesuatu yang minoritas. Hal ini tidak dapat dipungkiri dan berlaku universal. Sesuatu yang mayoritas tentu lebih kuat. Meskipun tidak semua yang mayoritas itu benar, akan tetapi minoritas tidak akan mampu melawannya. Dari segi kuantitas, pihak mayoritas tentu memiliki banyak dukungan. Menjadi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zopfan41.wordpress.com&amp;blog=8912554&amp;post=16&amp;subd=zopfan41&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_17" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-17" title="41" src="http://zopfan41.files.wordpress.com/2009/08/41.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Ton 4-1 Ananta Hira Berfoto di Tangga Rukan" width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Ton 4-1 Ananta Hira Berfoto di Tangga Rukan</p></div>
<p>Sudah menjadi hal yang lumrah di seluruh dunia bahwa sesuatu yang mayoritas akan mengalahkan sesuatu yang minoritas. Hal ini tidak dapat dipungkiri dan berlaku universal. Sesuatu yang mayoritas tentu lebih kuat. Meskipun tidak semua yang mayoritas itu benar, akan tetapi minoritas tidak akan mampu melawannya. Dari segi kuantitas, pihak mayoritas tentu memiliki banyak dukungan. Menjadi sesuatu yang sulit jika pihak minoritas tidak sepaham dengan pihak mayoritas.</p>
<p>Mayoritas-minoritas seperti itu berlaku di kehidupan Taruna. Kehidupan Taruna yang sedemikian disiplin, tentu tidak akan mudah menerima hal-hal kecil yang tidak sesuai dengan “kewajaran bersama”. Hal-hal kecil tersebut (yang bisa diartikan sebagai minoritas) sebisa mungkin diselaraskan dengan yang lain. Segala upaya tentu dilakukan untuk meluruskan “hal yang bengkok” tersebut.</p>
<p>Sudah menjadi tradisi di kehidupan Taruna bahwa menjadi kelompok minoritas sangat tidak enak. Istilahnya, mengikuti arus saja sudah susah apalagi melawan arus. Kelompok minoritas dapat diartikan sebagai kelompok yang tidak mau mengikuti aturan yang berlaku baku dan umum/<em>nyeleneh</em>. Meskipun tidak banyak, tentu saja kelakuan dari kelompok minoritas ini secara tidak langsung akan membuat keadaan menjadi tidak enak. Dampaknya, sebagai suatu ikatan kesatuan yang kuat, tentu akan dirasakan oleh Taruna lainnya. Misalnya saja ada seorang Taruna yang melakukan perbuatan melanggar Peraturan Kehidupan Taruna (Perduptar), tentu tidak hanya dia sendiri yang dihukum akan tetapi juga Taruna lainnya juga akan merasakan getahnya.</p>
<p>Tindakan-tindakan semacam itu tentu saja akan berdampak kurang baik bagi keharmonisan kehidupan Taruna. Taruna yang melanggar peraturan tersebut, selain mendapat sanksi hukuman dari pengasuh juga akan mendapat sanksi moral dari rekan-rekannya. Cap terhadap Taruna yang melanggar peraturan tersebut akan dikenang oleh teman-teman lainnya sampai kapanpun.</p>
<p>Hal yang sama berlaku di dalam kehidupan masyarakat. Jangan pernah mau dianggap sebagai orang yang <em>nyeleneh</em>. Bahkan di dalam kehidupan masyarakat, orang-orang yang <em>nyeleneh </em>dianggap sebagai orang aneh. Terhadap orang-orang yang <em>nyeleneh </em>tersebut, masyarakat sebisa mungkin menghindari komunikasi sosial dengannya. Akibatnya jelas, ia akan dikucilkan. Kesimpulannya, cobalah untuk mengikuti arus, karena orang yang menentang arus akan mendapat kesulitan di dalam mengarungi bahtera kehidupan</p>
<p>Hal-hal yang harus kita perhatikan :</p>
<ol>
<li>Mayoritas-minoritas berlaku universal, untuk itulah sebisa mungkin jadilah bagian dari mayoritas.</li>
<li>Selalu ikuti arus, jangan pernah melawan arus.</li>
<li>Minoritas tidak selamanya buruk. Jika kita tinggal di lingkungan yang mayoritas tidak baik, menjadi minoritas akan membuat kita lebih bernilai dibandingkan yang mayoritas.</li>
<li>Jika kita menjadi pihak minoritas “yang benar”, jangan menentang pihak mayoritas secara frontal. Gunakanlah teknik-teknik yang cerdas untuk menjadi pemenang diantara mayoritas yang salah tersebut.</li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zopfan41.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zopfan41.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zopfan41.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zopfan41.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zopfan41.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zopfan41.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zopfan41.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zopfan41.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zopfan41.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zopfan41.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zopfan41.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zopfan41.wordpress.com/16/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zopfan41.wordpress.com/16/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zopfan41.wordpress.com/16/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zopfan41.wordpress.com&amp;blog=8912554&amp;post=16&amp;subd=zopfan41&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zopfan41.wordpress.com/2009/08/10/jangan-pernah-melawan-arus/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5292da82e2eab0440b8118e6467cfb7b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zopfan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zopfan41.files.wordpress.com/2009/08/41.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">41</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hal-Hal Yang Luar Biasa Berawal Dari Sesuatu Yang Sederhana</title>
		<link>http://zopfan41.wordpress.com/2009/08/09/hal-hal-yang-luar-biasa-berawal-dari-sesuatu-yang-sederhana/</link>
		<comments>http://zopfan41.wordpress.com/2009/08/09/hal-hal-yang-luar-biasa-berawal-dari-sesuatu-yang-sederhana/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Aug 2009 16:43:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zopfan41</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zopfan41.wordpress.com/?p=12</guid>
		<description><![CDATA[Banyak dari kita yang berpikir bahwa sebuah mahakarya yang sangat hebat diciptakan dari sesuatu yang hebat juga. Anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Pernahkah terbayangkan oleh kita bahwa pada mulanya listrik dicari dengan menggunakan sebuah layang-layang? Atau pernahkah kita berpikir bahwa penemuan baju renang speedo yang mampu melesatkan perenang bak peluru berasal dari ketidaksengajaan seorang  ilmuwan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zopfan41.wordpress.com&amp;blog=8912554&amp;post=12&amp;subd=zopfan41&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_13" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><img class="size-medium wp-image-13" title="kurve" src="http://zopfan41.files.wordpress.com/2009/08/kurve.jpg?w=300&#038;h=225" alt="Tarpagakorp, dan Para Tarpagaden Mendampingi Kasenat Kurve." width="300" height="225" /><p class="wp-caption-text">Tarpagakorp, dan Para Tarpagaden Mendampingi Kasenat yang sedang melaksanakan kurve.</p></div>
<p>Banyak dari kita yang berpikir bahwa sebuah mahakarya yang sangat hebat diciptakan dari sesuatu yang hebat juga. Anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Pernahkah terbayangkan oleh kita bahwa pada mulanya listrik dicari dengan menggunakan sebuah layang-layang? Atau pernahkah kita berpikir bahwa penemuan baju renang <em>speedo</em> yang mampu melesatkan perenang bak peluru berasal dari ketidaksengajaan seorang  ilmuwan yang sedang mengamati anatomi seekor ikan hiu?</p>
<p>Untuk menciptakan sesuatu yang luar biasa tidak mesti harus menjadi seseorang yang luar biasa juga. Tidak perlu berpikir sampai menguras otak berjam-jam untuk menciptakan sesuatu yang luar biasa. Bahkan rocker legendaris dunia Jon Bon Jovi ketika diwawancarai oleh sebuah media massa tentang rahasia kesuksesannya dalam menulis lagu dan bermusik, dengan enteng dia menjawab, “<strong>Kesederhanaan adalah jenius</strong>”.</p>
<p>Sebagai sosok yang dianggap “sempurna”, tentunya Taruna dituntut mampu untuk melakukan sesuatu yang luar biasa.  Taruna harus mampu melakukan pekerjaan apa saja. Untuk mencapai hal tersebut, Taruna digembleng dengan keras baik fisik maupun mental. Bahkan ada anekdot yang berkata bahwa “<em>Robocop saja bisa tumbang kalau mengikuti kegiatan Taruna.”</em> Pernyataan tersebut terkesan <em>hiperbol</em>/melebih-lebihkan. Akan tetapi pernyataan tersebut tidak lebih dari sekedar pernyataan yang menggambarkan beratnya kegiatan Taruna.</p>
<p>Lalu, bagaimana caranya agar kita mampu menciptakan hal-hal yang luar biasa? Berkaca dari pengalaman Taruna, untuk memulainya kita dapat melakukannya dari hal-hal yang kecil terlebih dahulu. Misalnya dalam pelaksanan kegiatan pembersihan lingkungan. Meskipun kegiatan tersebut adalah kegiatan sepele, tetapi jika dikerjakan dengan sungguh-sungguh akan menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Ketika membersihkan bangsal, secara tidak sadar Taruna dituntut berpikir untuk menciptakan suatu kreasi yang dapat membuat lingkungan menjadi nyaman. Hasilnya, sungguh luar biasa. Contoh konkritnya ialah lingkungan halaman belakang Taruna yang tadinya merupakan sebuah bukit batu yang tandus, dapat disulap menjadi taman yang sangat indah. Siapapun tidak akan menyangka bahwa bukit batu dapat ditanami oleh berbagai macam tanaman dan menjadi bukit tanaman yang sangat indah. Itulah kelebihan yang tanpa disadari dilakukan oleh Taruna. Kuncinya adalah kemauan untuk melakukan sesuatu, meskipun sederhana, dengan baik. Hasilnya adalah sebuah mahakarya yang sangat indah.</p>
<p>Inti dari permasalahan ini adalah :</p>
<ol>
<li>Jangan pernah berpikir bahwa mahakarya yang hebat hanya dapat dilakukan oleh orang yang “hebat” .</li>
<li>Pekerjaan sederhana belum tentu akan menghasilkan sesuatu yang biasa-biasa saja, akan tetapi pekerjaan sederhana mungkin juga dapat menghasilkan suatu mahakarya yang hebat.</li>
<li>Lakukan pekerjaan dengan baik, jangan pernah berpikiran bahwa pekerjaan yang dilakukan tidak berguna.</li>
<li>Terima dengan senang hati segala pekerjaan yang diamanatkan kepada kita, meskipun pekerjaan itu bukan keahlian kita. Cobalah cari metode agar kita mampu melakukan pekerjaan yang diberikan kepada kita dengan baik.</li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zopfan41.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zopfan41.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zopfan41.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zopfan41.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zopfan41.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zopfan41.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zopfan41.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zopfan41.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zopfan41.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zopfan41.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zopfan41.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zopfan41.wordpress.com/12/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zopfan41.wordpress.com/12/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zopfan41.wordpress.com/12/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zopfan41.wordpress.com&amp;blog=8912554&amp;post=12&amp;subd=zopfan41&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zopfan41.wordpress.com/2009/08/09/hal-hal-yang-luar-biasa-berawal-dari-sesuatu-yang-sederhana/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5292da82e2eab0440b8118e6467cfb7b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zopfan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zopfan41.files.wordpress.com/2009/08/kurve.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">kurve</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Lakukan Apa Yang Kamu Yakini, Bukan Apa Yang Kamu Pikirkan.</title>
		<link>http://zopfan41.wordpress.com/2009/08/09/lakukan-apa-yang-kamu-yakini-bukan-apa-yang-kamu-pikirkan/</link>
		<comments>http://zopfan41.wordpress.com/2009/08/09/lakukan-apa-yang-kamu-yakini-bukan-apa-yang-kamu-pikirkan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 09 Aug 2009 16:17:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>zopfan41</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://zopfan41.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Setiap manusia ada kalanya harus menentukan sebuah keputusan yang sulit. Sikap harus menentukan sebuah keputusan muncul karena pengaruh dari lingkungan yang “memaksa” manusia untuk bertindak. Begitu juga keputusan yang berkaitan dengan masa depan. Pergolakan batin pasti akan ada dalam menimbang-nimbang setiap keputusan. Salah satu keputusan yang sangat sulit adalah menentukan keputusan untuk menjadi seorang Taruna. [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zopfan41.wordpress.com&amp;blog=8912554&amp;post=6&amp;subd=zopfan41&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p align="center"><strong> </strong></p>
<div id="attachment_8" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><strong><strong><img class="size-medium wp-image-8" title="Taruna Akpol Den Ananta Hira" src="http://zopfan41.files.wordpress.com/2009/08/pdu-bareng.jpg?w=300&#038;h=199" alt="Taruna Akpol Den Ananta Hira saat upacara penyambutan Gubernur Akpol." width="300" height="199" /></strong></strong><p class="wp-caption-text">Taruna Akpol Den Ananta Hira saat upacara penyambutan Gubernur Akpol.</p></div>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong></p>
<p><strong> </strong>Setiap manusia ada kalanya harus menentukan sebuah keputusan yang sulit. Sikap harus menentukan sebuah keputusan muncul karena pengaruh dari lingkungan yang “memaksa” manusia untuk bertindak. Begitu juga keputusan yang berkaitan dengan masa depan. Pergolakan batin pasti akan ada dalam menimbang-nimbang setiap keputusan.</p>
<p>Salah satu keputusan yang sangat sulit adalah menentukan keputusan untuk menjadi seorang Taruna. Pikiran pertama yang pasti muncul adalah “Apakah saya sanggup untuk menjadi seorang Taruna?” atau “Pantaskah saya menjadi seorang Taruna?”. Tentu saja pertanyaan tersebut adalah pertanyaan retorik yang hanya dapat dijawab oleh diri kita sendiri. Akan tetapi, pertanyaan-pertanyaan seperti itu sedikit banyak akan mempengaruhi keyakinan kita untuk menjadi seorang Taruna. Apalagi jika kita merasa bahwa kita tidak akan mampu bersaing dengan pemuda-pemuda lain dari seluruh Indonesia.</p>
<p>Sebenarnya, memikirkan hal tersebut bukan merupakan sesuatu hal yang salah. Memang sebaiknya sebelum memutuskan sesuatu hal, kita harus mengukur kemampuan diri kita sendiri Akan tetapi, janganlah pikiran-pikiran tersebut justru menghambat kita untuk menggapai masa depan. Jika otak kita ter-<em>mind set</em> seperti itu, maka jangan pernah berharap kita akan meraih sebuah kesuksesan. Kesuksesan didapat oleh orang-orang yang sangat yakin bahwa ia mampu, meskipun pada kenyataannya ia diliputi dengan berbagai keterbatasan. Yakinlah bahwa kita mampu menghadapi berbagai macam persoalan dengan baik. Keyakinan yang kuat akan mengalahkan keterbatasan yang ada. Dalam memutuskan sesuatu, lakukanlah sesuai dengan keyakinan bahwa kita bisa jangan melakukan sesuatu yang kita pikirkan tidak akan bisa kita laksanakan. Jika kita yakin bahwa Taruna adalah jalan hidup kita, maka lakukan sesuatu yang dapat mewujudkan keyakinan kita. Pada intinya adalah “<strong><em>Lakukanlah apa yang kamu yakini, bukan apa yang kamu pikirkan.”</em></strong></p>
<p>Ada beberapa pelajaran yang dapat kita tarik :</p>
<ol>
<li>Selalu kembangkan keyakinan yang kuat dalam melakukan sesuatu.</li>
<li>Dalam memutuskan sesuatu hal yang sulit, tinggalkan semua pikiran-pikiran yang dapat menghambat. Pergunakanlah hati nurani.</li>
<li>Seringkali keyakinan mengalahkan segala keterbatasan-keterbatasan yang ada.</li>
<li>Jangan mudah terpengaruh oleh pendapat-pendapat orang lain, jadikan pendapat-pendapat tersebut sebagai motivasi untuk melakukan sesuatu.</li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/zopfan41.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/zopfan41.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/zopfan41.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/zopfan41.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/zopfan41.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/zopfan41.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/zopfan41.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/zopfan41.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/zopfan41.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/zopfan41.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/zopfan41.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/zopfan41.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/zopfan41.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/zopfan41.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=zopfan41.wordpress.com&amp;blog=8912554&amp;post=6&amp;subd=zopfan41&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://zopfan41.wordpress.com/2009/08/09/lakukan-apa-yang-kamu-yakini-bukan-apa-yang-kamu-pikirkan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/5292da82e2eab0440b8118e6467cfb7b?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">zopfan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://zopfan41.files.wordpress.com/2009/08/pdu-bareng.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Taruna Akpol Den Ananta Hira</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
